Sabtu, 15 Desember 2012

Sungai di bawah laut

Bolehkah saya bilang seperti diatas bahwa ini adalah keajaiban dari kitab suci umat Islam yaitu Al-Qur’an? Ya benar ! Saya punya alasan untuk menulis demikian pertama dengan adanya ayat dalam surat 25 ayat 53, dengan arti” Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit, Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi “.Ayat Al-Qur’an ini menggambarkan bahwa Sifat lautan yang saling bertemu, akan tetapi tidak bercampur satu sama lain kemudian dari ayat suci tersebut maka para peneliti dunia pun melakukan penelitian terhadap hal ini dengan menemukan hasil menggunakan gaya fisika “tegangan permukaan“, hukum ini menjelaskan bahwa air dari laut-laut yang bersebelahan ini tidak menyatu karena adanya akibat dari perbedaan masa jenis.
Dengan adanya tegangan permukaan tersebut maka mencegah lautan-lautan ini bercampur satu sama lainnya, seolah ada dinding tipis yang membentengi atau memisahkan. Sebelum kejadian dari sungai di dalam laut perairan mexico ini sudah ada keajaiban yang lain, tepat antara Laut Tengah dan Samudra Atlantik dimana terdapat gelombang besar, arus kuat, dan gelombang pasang diantaranya.
Hal diatas membuat Air Laut Tengah memasuki Samudra Atlantik melalui selat Jibraltar, akan tetapi keadaan suhu, kadar garam dan kerapatan air di keduanya tidak berubah seperti yang di tulis diatas tadi seakan ada batas atau benteng yang menghalanginya.
Selain pada surat 25 ayat 53 dalam kitab suci Al-Qur’an ini terdapat ayat lagi yang menjelaskan tentang fenomena sungai di dalam laut tersebut dengan arti,
“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tak dapat dilampaui oleh masing-masing.” (Al Qur’an, 55:19-20)
Jadi kesimpulannya tiada yang bisa manandingi kekuasaan Allah swt, berupa akal sehat ataupun tidak.....

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar